Archive for July, 2013

postheadericon Aksara Bali Bermakna Kehidupan Spiritual

Balistung_iconKetua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Dr I Ketut Sumadi menilai, aksara Bali memiliki fungsi dan makna yang sangat penting dalam kehidupan kultural masyarakat Pulau Dewata.

“Aksara Bali berfungsi sebagai sarana komunikasi sehari-hari dalam konteks bahasa ibu dan kaitan untuk kepentingan tatanan sosial, budaya serta kehidupan religius,” kata Ketut Sumadi di Denpasar, Sabtu.

Sumadi yang juga Ketua Komunitas Pengkajian Agama, Budaya, dan Pariwisata itu mengatakan, aksara Bali merupakan mahkota budaya Bali yang digunakan dalam kehidupan berbahasa dan bersastra dalam masyarakat di Pulau Dewata.

Sastra daerah Bali merupakan unsur kebudayaan, bagian dari kebudayaan nasional, sehingga semua pihak berkewajiban melestarikan aksara dan bahasa daerah Bali.

Dr Sumadi menambahkan, upaya meningkatkan mutu pendidikan bahasa Bali dapat dilakukan melalui pengajaran dan pemasyarakatan bahasa daerah Bali.

Upaya itu menitikberatkan upaya meningkatkan sikap positif dan kebanggaan penuturnya terhadap bahasa Bali, baik dalam pendidikan formal maupun non formal. {Sumber}

postheadericon Bimbingan belajar Baca Tulis Hitung terbaik kini hadir di Bali

 Balistung_Fix

4 alasan mengapa putra – putri Anda memilih kami:

GROUP PRIVAT
Jumlah siswa 1 – 3 / group
FUN LEARNING
Metode belajar sambil bermain yang menyenangkan
FASILITAS NYAMAN
Lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar
KURIKULUM & GURU TERBAIK
Kami hanya memberikan yang terbaik untuk perkembangan belajar anak Anda

Biaya kursus mulai 210 ribu & Coba kelas GRATIS 

Jl. Tukad Pakerisan no.75, Panjer, Denpasar.
0361 – 4742101 / 0851-00181981
Email: info@balistung.com

TIPS untuk orang tua:
Hindari metode Calistung yang instan, karena mempersulit kemampuan menulis dan dikte anak

postheadericon Selamat Hari Anak Nasional 2013

Menggambarkan figur anak laki laki dan perempuan yang sedang bergandengan tangan merangkai simbol nasionalisme (Bendera), intelektual (buku), cita cita dan prestasi (Bintang). Bermakna sebagai generasi penerus harus memiliki nasionalisme, rasa cinta tanah air, solidaritas, kecerdasan, cita-cita yang tinggi.

Setiap tahun Indonesia merayakan Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak. HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984.

Peringatan HAN sebagai momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa membeda-bedakan atau diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.

Peringatan HAN dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga menjadi generasi penerus yang berkualitas, tangguh, kreatif, jujur, sehat, cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia. Selain itu, Peringatan HAN merupakan momentum untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia, baik orang tua, keluarga, masyarakat termasuk dunia usaha, maupun pemerintah dan negara, untuk melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yaitu melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan perlakuan tanpa diskriminasi

Tema  2013 ‘’Indonesia Yang Ramah Dan Peduli Anak Dimulai Dari Pengasuhan Dalam Keluarga”

Slogan: Stop kekerasan terhadap anak; Partisipasi dan kemandirian anak tentukan masa depan bangsa; Dukung keluarga dalam membangun kemandirian dan daya tahan anak; Anak cerdas gunakan Internet sehat; Bersama kita wujudkan Indonesia Layak Anak. {Sumber}