postheadericon Pentingnya memberikan Pekerjaan Rumah (PR) kepada anak-anak

(PR) Pekerjaan rumah biasanya dikerjaan oleh murid-murid pada saat berada dirumah. Pekerjaan rumah biasanya diberikan oleh guru-guru mereka di sekolah dengan tujuan supaya materi yang diberikan di sekolah dapat diiulang lagi pada saat dirumah . Tidak dapat dipungkiri sebagian dari murid-murid terkadang jarang mengerjakan PR karena malas atau menunda-nunda sehingga lupa untuk dikerjakan. Sebagian orang tua bahkan ada yang mengabaikan PR yang diberikan oleh gurunya. Sebenarnya, PR yang diberikan bermanfaat untuk anak agar dapat berlatih mempunyai rasa tanggung jawab terhadap suatu tugas. PR akan mematangkan konsep anak atas pelajaran yang sudah diperoleh di sekolah. Itu sebabnya, PR biasanya berupa latihan soal atau prakarya sederhana.

Berikut beberapa alasan mengapa anak-anak jarang mengerjakan PR -nya :

  1. Anak-anak merasa kurang tertarik dengan PR yang diberikan
  2. Anak-anak merasa bosan dengan PR yang diberikan
  3. Anak-anak merasa PR yang diberikan bukanlah sesuatu yang penting untuk dikerjakan.
  4. Tidak adanya motivasi dari orang tua untuk mengerjakan PR.

Keempat hal tersebut merupakan alasan secara umum mengapa anak-anak tidak mengerjakan tugasnya. Sebenarnya PR merupakan komponen terpenting dalam suatu pembelajaran. Berikut merupakan alasan mengapa guru memberikan PR pada muridnya :

  1. Ingin meyakinkan bahwa murid tersebut paham dengan materi yang telah diberikan.

Apabila anak tersebut membuat tugas dirumah dengan benar tanpa ada kendala, maka secara otomatis anak tersebut sudah paham dengan materi yang diberikan. Guru sebaiknya menanyakan langsung pada orang tua murid mengenai kendala yang dialami oleh si anak pada saat mengerjaak PR dirumah. Dari laporan orang tua tersebut guru dapat mengetahui sejauh mana perkembangan si anak.

  1. Agar murid tersebut mengingat materi dan dapat mempraktikannya dirumah.

Hal ini merupakan aspek umum dari tujuan pemberian tugas oleh guru. Dengan mengerjakan tugas yang sama dengan materi yang telah diberikan saat belajar, maka anak tersebut akan lebih mengingat materi yang diberikan.

  1. Orang tua bisa mengetahui sejauh mana perkembangan anaknya.

Poin ini sangat penting, karena orang tua bisa mengetahui perkembangan anaknya. Selain perkembangan orang tua juga bisa tau bagaimana kendala anaknya saat bejar. Sehingga orang tua tidak menuntut gurunya untuk melakukan sesuatu proses yang instan saat belajar, karena sudah mengetahui bagaimana kemampuan anaknya.

  1. Menumbuhkan rasa bertanggung jawab pada siswa dan juga melatih disiplin pada anak.

Jika kita memberikan PR pada anak, maka si anak akan merasa dirinya mempunyai tugas yang harus dikerjakan tanpa ada tekanan. Jika hal ini mampu dikerjakan setiap hari maka anak-anak akan terbiasa dengan adanya PR tersebut. (Bu Cici)

 

 

Leave a Reply