postheadericon TIPS Mengembangkan Potensi Anak Sejak Dini

Vera Itabiliana, selaku psikolog anak dan remaja menegaskan bahwa orangtua memiliki peran yang sangat penting untuk bisa mengetahui apa saja yang menjadi potensi anak.

Ia juga menjelaskan bahwa potensi anak sebenarnya sudah bisa membantu memberikan peluang tentang minat dan bakatnya.

Lalu, bagaimana caranya ya?

1. Berikan wawasan yang luas

Wawasan yang luas tentu akan memberikan si kecil pandangan baru mengenai suatu hal. Ini bisa membuka pikirannya tentang hal-hal baru yang mungkin menjadi minatnya.

2. Sediakan banyak pilihan

Sebaiknya orang tua tidak hanya memberikan wawasan pada satu bidang saja, tetapi kenalkan mereka dengan berbagai macam bidang seperti olahraga, musik dan sebagainya.

3. Biarkan anak mencoba dan menentukan pilihannya sendiri

Pada usia dini biarkan anak untuk mencoba banyak hal agar wawasannya semakin terbuka. Dengan membiarkan anak mencoba hal baru tentu akan memunculkan sendiri potensi yang akan ia kembangkan.

Semoga bermanfaat ya 😁

postheadericon Cara mengajarkan bahasa Inggris pada anak di rumah

Banyak orangtua ingin mengajarkan bahasa inggris pada anak-anak mereka dirumah.
Tidak masalah bila bahasa Inggris anda belum sempurna. Hal yang paling penting adalah anda harus menunjukan Antusiasme karena hal ini akan memotivasi anak anda untuk belajar.

Apa saja ya TIPS yang dapat dilakukan?
1. Bangun Rutinitas
Anda dapat membangun rutinitas dengan membuat jadwal tertentu untuk mulai berbahasa Inggris dirumah, kemudian tingkatkan sesi bahasa Inggris seiring dengan bertambahnya usia dan meningkatnya konsentrasi anak.

2. Bermain Games
Metode bermain games ini bisa dilakukan seperti menggunakan Flashcards.
Flashcards adalah cara yang bagus untuk mengajarkan dan memperbaiki kosakata anak dalam berbahasa Inggris.

3. Gunakan Lagu
Lagu adalah cara yang paling efektif untuk belajar kosakata baru dan juga dapat memperbaiki cara pengucapan anak.
Ada banyak lagu animasi yang bagus yang bisa anda dengarkan bersama anak.

Apapun pendekatan anda, hal yang paling penting adalah tenang, dan buat belajar bahasa Inggris menjadi sangat menyenangkan untuk anda dan anak-anak.

postheadericon Penyemprotan disinfektan alami ramah lingkungan Eco Enzyme di Balistung

Balistung berkomitmen untuk menjaga alam dengan menggunakan produk-produk alami, sehat, dan ramah lingkungan.
Antiseptik dan disinfektan yang kami gunakan dihasilkan secara mandiri dengan Eco Enzyme.
Silakan klik dibawah untuk berkenalan dengan Eco Enzyme:

https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/eco-enzyme/

Go Green & Save the Planet!
#ecoenzyme #ecoenzymes #ecofriendly #ecoenzymeindonesia #ecoenzymenusantara #balistung #calistung #bacatulis #bimbelSD

postheadericon Pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini

Penanaman nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini sangatlah penting, hal ini tidak lain agar karakter anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal. Selain itu juga untuk menumbuhkan sikap dan perilaku positif bagi anak. Dalam pendidikan Pancasila ini tidak terlepas dari sikap dan kepribadian, sehingga di dalamnya tidak hanya terbatas pada pengembangan kemampuan intelektualnya saja tetapi lebih kepada pengembangan karakter, sikap, dan perilaku anak.

 

Setidaknya agar karakter anak dapat terbentuk maka dibutuhkan peran keluarga sebagai tempat pertama kalinya anak mendapatkan sebuah pendidikan. Disinilah orang tua berperan penting dalam menumbuhkan karakter anak. Salah satunya adalah melalui nilai-nilai Pancasila. Lantas, nilai-nilai apa saja yang ada di dalam Pancasila, yang dapat digunakan orang tua untuk mengoptimalisasikan penumbuhan karakter anak?

 

Pertama, menumbuhkan karakter anak melalui nilai ketuhanan. Karakter ini dapat ditumbuhkan dengan mengajarkan pengetahuan agama sejak dini. Selain itu juga perlu adanya praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Seperti membiasakan anak untuk berdoa sebelum dan sesudah belajar, berdoa sebelum dan setelah makan, maupun berdoa saat hendak berpergian. Sehingga karakter religius anak akan tumbuh dan saat dewasa nanti dapat terbentuk dengan baik.

 

Kedua, menumbuhkan karakter anak melalui nilai kemanusiaan. Agar karakter maupun keterampilan sosial anak tumbuh secara optimal, di sini orang tua bisa mengajarkan anak untuk saling menghormati satu sama lain, peduli antar sesama, dan saling tolong menolong.

 

Ketiga, menumbuhkan karakter anak melalui nilai persatuan dan kesatuan. Untuk mewujudkan ini bisa dilakukan melalui pembiasaan saling bekerja sama, bahu membahu, gotong royong dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Misalnya di lingkungan keluarga anak dibiasakan untuk bekerja sama membereskan mainan untuk dikembalikan pada tempatnya.

 

Keempat, menumbuhkan karakter anak melalui nilai permusyawaratan. Untuk menumbuhkan karakter ini orang tua dapat melatih anak untuk terbiasa makan bersama keluarga atau bisa juga dengan melibatkan anak untuk berdiskusi kecil saat menentukan aturan keseharian dalam keluarga.

 

Kelima, menumbuhkan karakter anak melalui nilai keadilan sosial. Dalam menumbuhkan karakter ini orang tua perlu mengajari bagimana anak harus berterima kasih dan saling membantu antar sesama sehingga tercipta hubungan timbal balik yang positif.

 

Dengan menanamkan kelima nilai yang ada di dalam pancasila ini maka akan terbentuk suatu konsep kebaikan dalam diri anak untuk membentuk dan menumbuhkan budi pekerti luhur, akhlak mulia dan perilaku yang positif.

 

*”Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021″*

 

(Penulis: Mukhamad Hamid Samiaji)

postheadericon Merawat dan mendampingi anak hiperaktif

Selalu aktif dan energik merupakan hal yang umum terlihat pada anak, khususnya anak pra sekolah. Tapi, kita wajib waspada jika perilaku aktifnya berlebihan sehingga menyebabkan gangguan interaksi dengan teman sebaya dan lingkungannya. Hati-hati, bisa jadi itu merupakan gejala Attention Defisit Hyperactivity Disorder (ADHD).

 

Anak dengan ADHD dapat dikategorikan menjadi 2 jenis:

1) Kurang memperhatikan (inatensi)

2) Tidak bisa diam atau hiperaktif-impulsif.

 

Gejala anak hiperaktif dengan kategori inatensi:
. Memiliki perhatian yang pendek, mudah teralihkan
. Mudah lupa atau kehilangan sesuatu
. Sering tidak tepat dalam mengikuti instruksi
. Sering ceroboh
. Kesulitan mengatur tugas
. Sulit mengikuti aktivitas yang menghabiskan banyak waktu

Gejala anak hiperaktif dengan kategori hiperaktif-impulsif:
. Kesulitan untuk duduk diam dalam lingkungan yang tenang
. Selalu merasa gelisah
. Sulit berkonsentrasi
. Terlalu banyak bicara
. Seringkali bertindak tanpa berpikir
. Tidak memiliki rasa takut
. Menggerakkan tubuh secara berlebihan

Anak dengan ADHD bisa dominan ke salah satu gejala, atau bahkan keduanya.

Beberapa gejala ADHD bisa memberi masalah bagi sang anak di kemudian hari, dalam hal interaksi sosial, tingkat kedisiplinan rendah dan juga prestasi akademik.

Hingga saat ini tidak ada obat yang bisa menyembuhkan anak hiperaktif. Biasanya dokter akan menyarankan terapi hingga pemberian obat untuk mengontrol gejala yang parah. Tapi bapak / ibu jangan khawatir, kondisi sang anak bisa dikelola melalui dukungan dan pendidikan yang tepat.

Bagaimana cara mengontrol perilaku anak hiperaktif?
1. Bantu anak mengelola kehidupannya, seperti mengatur waktu beraktivitas dan menjaga lingkungan tetap rapi. Kuncinya pada instruksi yang terstruktur, singkat dan spesifik diakhiri dengan pujian setelah dilakukan.
2. Waktu tidur teratur.
3. Disiplin positif.
4. Meluangkan waktu bersama anak dan seluruh keluarga.

Bagaimana mengatasi kesulitan belajar anak hiperaktif?
1. Jujur dan beritahukan kebutuhan anak Anda agar pihak sekolah dapat menyesuaikan metode belajar yang sesuai.
2. Berdiskusi dengan guru anak Anda.
3. Membantu anak mengerjakan tugas sekolah.
4. Bantu sang anak untuk mengembangkan bakat dan kepercayaan dirinya.

Anda bisa mempertimbangkan untuk menyekolahkan di sekolah khusus, belajar dengan guru privat atau homeschooling. Dukungan penuh dari orang tua, guru dan orang-orang sekitar sangat penting dalam tumbuh kembang anak hiperaktif.

Categories
Bookmarks