Archive for the ‘SD’ Category

postheadericon Pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini

Penanaman nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini sangatlah penting, hal ini tidak lain agar karakter anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal. Selain itu juga untuk menumbuhkan sikap dan perilaku positif bagi anak. Dalam pendidikan Pancasila ini tidak terlepas dari sikap dan kepribadian, sehingga di dalamnya tidak hanya terbatas pada pengembangan kemampuan intelektualnya saja tetapi lebih kepada pengembangan karakter, sikap, dan perilaku anak.

 

Setidaknya agar karakter anak dapat terbentuk maka dibutuhkan peran keluarga sebagai tempat pertama kalinya anak mendapatkan sebuah pendidikan. Disinilah orang tua berperan penting dalam menumbuhkan karakter anak. Salah satunya adalah melalui nilai-nilai Pancasila. Lantas, nilai-nilai apa saja yang ada di dalam Pancasila, yang dapat digunakan orang tua untuk mengoptimalisasikan penumbuhan karakter anak?

 

Pertama, menumbuhkan karakter anak melalui nilai ketuhanan. Karakter ini dapat ditumbuhkan dengan mengajarkan pengetahuan agama sejak dini. Selain itu juga perlu adanya praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Seperti membiasakan anak untuk berdoa sebelum dan sesudah belajar, berdoa sebelum dan setelah makan, maupun berdoa saat hendak berpergian. Sehingga karakter religius anak akan tumbuh dan saat dewasa nanti dapat terbentuk dengan baik.

 

Kedua, menumbuhkan karakter anak melalui nilai kemanusiaan. Agar karakter maupun keterampilan sosial anak tumbuh secara optimal, di sini orang tua bisa mengajarkan anak untuk saling menghormati satu sama lain, peduli antar sesama, dan saling tolong menolong.

 

Ketiga, menumbuhkan karakter anak melalui nilai persatuan dan kesatuan. Untuk mewujudkan ini bisa dilakukan melalui pembiasaan saling bekerja sama, bahu membahu, gotong royong dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Misalnya di lingkungan keluarga anak dibiasakan untuk bekerja sama membereskan mainan untuk dikembalikan pada tempatnya.

 

Keempat, menumbuhkan karakter anak melalui nilai permusyawaratan. Untuk menumbuhkan karakter ini orang tua dapat melatih anak untuk terbiasa makan bersama keluarga atau bisa juga dengan melibatkan anak untuk berdiskusi kecil saat menentukan aturan keseharian dalam keluarga.

 

Kelima, menumbuhkan karakter anak melalui nilai keadilan sosial. Dalam menumbuhkan karakter ini orang tua perlu mengajari bagimana anak harus berterima kasih dan saling membantu antar sesama sehingga tercipta hubungan timbal balik yang positif.

 

Dengan menanamkan kelima nilai yang ada di dalam pancasila ini maka akan terbentuk suatu konsep kebaikan dalam diri anak untuk membentuk dan menumbuhkan budi pekerti luhur, akhlak mulia dan perilaku yang positif.

 

*”Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021″*

 

(Penulis: Mukhamad Hamid Samiaji)

postheadericon 4 Tipe Pola Asuh dan Dampaknya pada Anak

Baumrind dalam bukunya Human Development menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara setiap pola asuh dengan perilaku anak.
Apa saja ya?

1. Pola Asuh Otoriter
Orang tua tipe ini bersikap kaku, berharap tinggi kepada anak untuk selalu dituruti dan menghukum dengan tegas jika terjadi pelanggaran.

Dampaknya kepada anak? Anak akan mudah tidak percaya diri, tidak percaya kepada orang lain, lebih agresif kepada orang lain diluar rumah dan sulit bersosialisasi.

2. Pola Asuh Permisif
Gaya pengasuhan ini sangat toleran dan tidak meminta anak untuk melakukan sesuatu dengan paksaan. Orang tua jarang menghukum, tidak menuntut terlalu banyak dari anak, dan relatif bebas melakukan apapun yang mereka mau.

Dampaknya? Anak tidak memiliki disiplin diri, sering merasa tidak aman, sangat menuntut dan ketrampilan sosial kurang.

3. Pola Asuh Mengabaikan atau Tidak Terlibat
Dari namanya sudah diketahui, ini pola pengasuhan yang paling tidak mengasuh. Orang tua kadang hanya fokus kepada kebutuhannya sendiri dan mengabaikan kebutuhan sang anak. Biasanya ini terjadi pada orang tua dengan kondisi kesehatan mental kurang baik atau penyalahgunaan obat.

Akibatnya, hubungan antara orang tua dan anak tidak harmonis, sang anak tidak percaya diri, tidak bahagia dalam aktivitasnya.

4. Pola Asuh Otoritatif
Tipe pengasuhan ini dikenal juga dengan istilah tipe pola asuh demokratis. Orang tua dan anak selalu bicara bersama untuk mendapatkan solusi terbaik bagi kedua pihak.

Individualitas anak dihargai, sekaligus menekankan batasan sosial. Mereka mempercayai kemampuan sebagai orang tua, tetapi tetap menghargai pendapat dan kepribadian anak.

Penelitian membuktikan tipe pola asuh ini yang paling berdampak positif untuk tumbuh kembang anak.

OK dari 4 tipe ini, Sobat Balistung tipe yang mana nih dalam keseharian?
Ketik di komen ya šŸ™‚

postheadericon Les Baca Online

 

Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah. Pendidikan tak berhenti di bangunan sekolah saja, tapi juga di rumah, di jalan, dan di mana-mana #KiHadjarDewantara

Ketika dihadapkan dengan pandemi seperti sekarang ini, semakin kita diyakinkan jarak & waktu bukanlah penghalang.

#BimbelSD BALISTUNG kini #belajaronline melalui videocall WhatsApp (WA).

Kami berkomitmen untuk tetap mengajar dengan riang gembira, menemani anak Anda.

Silakan mengikuti Kelas Percobaan 1x pertemuan (15ribu/30 menit) untuk memastikan anak bisa mengikuti pelajaran dengan baik sebelum mengambil paket pertemuan.

Di tengah masa penuh tantangan ini, kami memberikan promo khusus, HEMAT 390RB!
Gratis: biaya pendaftaran & funpapers.

Paket 8x pertemuan 140ribu.
1x pertemuan @50 menit.
1 guru mengajar max. 2 murid.

Program-program Online kami:

  • Baca tulis
  • Calistung
  • Bimbel SD
  • Tematik SD
  • Matematika SDt
  • English SD

WA Balistung: 085100181981

Lihat foto-foto aktivitas belajar disini http://www.bit.ly/balistungonline

 

postheadericon Mengapa bimbel SD di Balistung?

 

Balistung sangat membantu proses belajar anak, guru- guru di Balistung dapat membimbingĀ  anak lebih memahami pelajaran terutama disaat akan menghadapi ulangan di sekolah, terimakasih kepada Balistung yang sudah banyak membantu proses belajar anak sehingga dapat lebih cepat memahami materi pelajaran.

(Orang tua dariĀ Ni Gst Ayu Sinta L)

 

Catatan:Ā Calistung adalah akronim/ singkatan dari baca tulis hitung. Balistung memiliki program belajar salah satunya Calistung.Ā Les membaca dan menulis terdekat ada di Jl. Tukad Pakerisan no.75, Panjer, Denpasar. Atau hubungi kami di 085100181981 untuk info selengkapnya.

 

postheadericon Les membaca dan menulis yang direkomendasikan

Gantari sangat senang belajar di Balistung pengajarnya baik, sabar. Gantari mengalami kemajuan dari yang tidak mengerti angka sampai akhirnya sekarang bisa baca dan tulis, recommend banget.

(Orang tua dariĀ Putu Gantari Santika Dewi)

 

Catatan:Ā Calistung adalah akronim/ singkatan dari baca tulis hitung. Balistung memiliki program belajar salah satunya Calistung.Ā Les membaca dan menulis terdekat ada di Jl. Tukad Pakerisan no.75, Panjer, Denpasar. Atau hubungi kami di 085100181981 untuk info selengkapnya.

Categories
Bookmarks