Archive for the ‘TK’ Category

postheadericon Penyemprotan disinfektan alami ramah lingkungan Eco Enzyme di Balistung

Balistung berkomitmen untuk menjaga alam dengan menggunakan produk-produk alami, sehat, dan ramah lingkungan.
Antiseptik dan disinfektan yang kami gunakan dihasilkan secara mandiri dengan Eco Enzyme.
Silakan klik dibawah untuk berkenalan dengan Eco Enzyme:

https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/eco-enzyme/

Go Green & Save the Planet!
#ecoenzyme #ecoenzymes #ecofriendly #ecoenzymeindonesia #ecoenzymenusantara #balistung #calistung #bacatulis #bimbelSD

postheadericon Pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini

Penanaman nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini sangatlah penting, hal ini tidak lain agar karakter anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal. Selain itu juga untuk menumbuhkan sikap dan perilaku positif bagi anak. Dalam pendidikan Pancasila ini tidak terlepas dari sikap dan kepribadian, sehingga di dalamnya tidak hanya terbatas pada pengembangan kemampuan intelektualnya saja tetapi lebih kepada pengembangan karakter, sikap, dan perilaku anak.

 

Setidaknya agar karakter anak dapat terbentuk maka dibutuhkan peran keluarga sebagai tempat pertama kalinya anak mendapatkan sebuah pendidikan. Disinilah orang tua berperan penting dalam menumbuhkan karakter anak. Salah satunya adalah melalui nilai-nilai Pancasila. Lantas, nilai-nilai apa saja yang ada di dalam Pancasila, yang dapat digunakan orang tua untuk mengoptimalisasikan penumbuhan karakter anak?

 

Pertama, menumbuhkan karakter anak melalui nilai ketuhanan. Karakter ini dapat ditumbuhkan dengan mengajarkan pengetahuan agama sejak dini. Selain itu juga perlu adanya praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Seperti membiasakan anak untuk berdoa sebelum dan sesudah belajar, berdoa sebelum dan setelah makan, maupun berdoa saat hendak berpergian. Sehingga karakter religius anak akan tumbuh dan saat dewasa nanti dapat terbentuk dengan baik.

 

Kedua, menumbuhkan karakter anak melalui nilai kemanusiaan. Agar karakter maupun keterampilan sosial anak tumbuh secara optimal, di sini orang tua bisa mengajarkan anak untuk saling menghormati satu sama lain, peduli antar sesama, dan saling tolong menolong.

 

Ketiga, menumbuhkan karakter anak melalui nilai persatuan dan kesatuan. Untuk mewujudkan ini bisa dilakukan melalui pembiasaan saling bekerja sama, bahu membahu, gotong royong dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Misalnya di lingkungan keluarga anak dibiasakan untuk bekerja sama membereskan mainan untuk dikembalikan pada tempatnya.

 

Keempat, menumbuhkan karakter anak melalui nilai permusyawaratan. Untuk menumbuhkan karakter ini orang tua dapat melatih anak untuk terbiasa makan bersama keluarga atau bisa juga dengan melibatkan anak untuk berdiskusi kecil saat menentukan aturan keseharian dalam keluarga.

 

Kelima, menumbuhkan karakter anak melalui nilai keadilan sosial. Dalam menumbuhkan karakter ini orang tua perlu mengajari bagimana anak harus berterima kasih dan saling membantu antar sesama sehingga tercipta hubungan timbal balik yang positif.

 

Dengan menanamkan kelima nilai yang ada di dalam pancasila ini maka akan terbentuk suatu konsep kebaikan dalam diri anak untuk membentuk dan menumbuhkan budi pekerti luhur, akhlak mulia dan perilaku yang positif.

 

*”Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021″*

 

(Penulis: Mukhamad Hamid Samiaji)

postheadericon Apa rencanamu dan untuk kapan?

If your plan is for one year plant rice. If your plan is for ten years plant trees. If your plan is for one hundred years educate children. *Confucius

Jika rencanamu untuk satu tahun tanamlah padi. Jika rencanamu untuk sepuluh tahun, tanamlah pohon. Jika rencanamu adalah untuk seratus tahun didiklah anak-anak. *Confucius

Balistung membuka kesempatan untuk bekerjasama, silakan baca infonya di Franchise 🙂

postheadericon Cara mengetahui serta mengembangkan kemampuan MOTORIK halus anak

Sebelumnya kita harus mengetahui dulu apa ya pengertian dari Motorik Halus?

Motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata dan tangan. Saraf motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang kontinu secara rutin. Seperti bermain puzzle, menyusun balok, memasukan benda ke dalam lubang sesuai bentuknya, membuat garis, melipat kertas,mewarnai dan sebagainya.

Kali ini kita akan mempraktikan beberapa cara tentang bagaimana cara mengetahui kemampuan motorik anak :

1. Buatlah pola garis putus-putus dan mintalah ia untuk mengikuti garis sesuai pola.

Hal ini dapat membuat anak belajar berkonsentrasi dan membuatnya belajar mengikuti sebuah instruksi.

2. Minta anak untuk meniru tulisan dan mengenalkannya.

Buatkan ia beberapa angka dasar dari 1 -10, lalu minta anak menulis/menirukan angka tersebut sambil ajarkan dan kenalkan ia dengan angka angka tersebut.

3. Mengenal warna dan mewarnainya.

Kenali ia dengan warna-warna dan minta ia untuk mewarnainya, orangtua bisa membuatkan nya beberapa gambar dan minta anak untuk mewarnai tidak keluar garis.

Hal ini dapat melatih daya ingatnya tentang sesuatu hal.

4. Menggunting sesuai pola

Orangtua dapat membuat beberapa pola / gambar sederhana dan minta anak menggunting nya mengikuti pola. Keterampilan menggunting dan menempel sesuai pola ini bertujuan untuk melatih koordinasi mata, tangan, daya konsentrasi, dan kesabaran.

postheadericon Kartun Anak yang Inspiratif, Ajak si kecil Nonton Yuk!

Tahukah Ayah / Ibu manfaat dari menonton? Selain menjadi media pembelajaran untuk anak, film juga mampu membantu mengembangkan keterampilan kognitif anak seperti membantu memori jangka panjang, fokus anak, logika, penalaran, pemrosesan visual dan pendengaran.

 

Berikut beberapa rekomendasi film inspiratif untuk Anak !

1. Toy Story : film yang mengandung pesan agar anak anak menyayangi dan merawat mainan yang mereka miliki, film ini mengajarkan tentang persahabatan untuk saling tolong menolong saat menemui kesulitan.

 

2. Zootopia : dengan menonton film ini ada berbagai nilai edukasi yang bisa ditiru oleh anak-anak. Diantaranya adalah berjuang menggapai cita-cita, pantang menyerah, saling menolong dan toleransi.

 

3. Coco : Film ini mengajarkan anak untuk berjuang meraih cita-cita, mengedukasi anak bahwa harta yang paling berharga adalah keluarga, serta mengajarkan kejujuran pada anak.

 

4. Inside out : Film ini mengandung pesan moral agar anak bisa belajar menyesuaikan diri dalam situasi apapun, memperkenalkan jenis-jenis perasaan kepada anak, serta belajar mengendalikan emosi.

 

5. Tayo the Little Bus : Film ini memberikan pesan yang mendidik diantaranya adalah untuk taat berkendara, selalu mematuhi rambu lalu lintas, saling menolong dan selalu berbuat kebaikan.

Categories
Bookmarks