Categories
Tips

9 Cara Membuat Anak Pintar

gungde-balistungKepintaran seorang bisa dibilang sebuah anugerah yang diberikan kepada anak tersebut. Tapi ternyata faktor yang mempengaruhi kepintaran seorang anak juga ditentukan oleh lingkungannya.

Ada banyak hal yang bisa membuat anak menjadi lebih pintar, tentunya selain dengan belajar di sekolah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat anak menjadi lebih pintar, seperti dikutip dariMSNNews, Sabtu (1/8/2009):

1. Bermain permainan yang berpikir
Catur, teka-teki silang dan sudoku selain menyenangkan juga mendukung strategi berpikir anak-anak, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan yang kompleks.

2. Bermain musik
Bermain musik selain menyenangkan juga bisa merangsang pertumbuhan otak kanan. Menurut sebuah studi di Universitas Toronto, diadakannya pelajaran musik bisa memberikan keuntungan dalam meningkatkan IQ anak dan performa akademisnya. Semakin lama waktu yang digunakan untuk bermain musik maka efek yang dihasilkan juga semakin besar.

3. Pemberian ASI
ASI merupakan makanan otak yang paling dasar. Peneliti secara konsisten terus menunjukkan berbagai macam keuntungan ASI yang behubungan dengan pertumbuhan bayi. Anak yang mengkonsumsi ASI eksklusif akan memiliki tingkat kepintaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang mengkonsumsi ASI hanya beberapa bulan saja.

4. Membiasakan berolahraga
Para peneliti di Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat antara kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah dasar. Semakin bugar badan sang anak maka kemampuan dalam menerima pelajaran juga meningkat. Sebaiknya mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas fisik atau organisasi olahraga tertentu sesuai dengan minat anak.

5. Menyingkirkan makanan siap saji
Mengurangi asupan gula, lemak trans dari makanan siap saji dan menggantinya dengan makanan bergizi tinggi yang baik untuk perkembangan mental anak usia dini serta berfungsi dalam perkembangan motorik anak pada usia 1-2 tahun pertama. Contohnya anak-anak memerlukan zat besi untuk perkembangan jaringan otak yang sehat, anak yang kekurangan zat besi akan lambat dalam menerima rangsangan.

6. Mengembangkan rasa ingin tahu
Para ahli mengatakan orang tua yang menunjukkan rasa ingin tahunya pada anak akan mendorong anak untuk mencari ide-ide baru, sehingga merangsang anak untuk berpikir. Mengajari anak keterampilan baru serta pendidikan di luar rumah juga bisa mengembangkan rasa ingin tahu anak dan intelektualnya.

7. Budayakan membaca
Membaca adalah cara yang paling mudah untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif anak-anak dari segala usia. Cara ini bisa dimulai dengan sering membacakan anak dongeng sebelum tidur dan sering-seringlah memberikan anak hadiah buku yang bisa menarik perhatiannya.

8. Mengajarkan kepercayaan diri
Orang tua sebaiknya meningkatkan semangat dan optimisme anak-anak. Berpartisipasi dalam tim olahraga atau kegiatan sosial akan membantu meningkatkan kepercayaan diri sang anak diantara teman-temannya.

9. Memberikan sarapan yang sehat
Para peneliti meyakinkan bahwa mengonsumsi sarapan yang sehat akan meningkatkan memori dan konsentrasi anak dalam belajar. Anak-anak yang tidak dibiasakan sarapan cenderung lebih mudah marah dan kurang konsentrasi pada waktu belajar, sementara anak yang sarapan akan tetap fokus dan bergerak selama jam sekolah. {Sumber}

Categories
Tips

9 Ciri Anak Sehat

gungde-dkk.jpgCiri-ciri anak sehat tidak hanya dilihat dari segi fisik, namun segi psikis dan segi sosialisasi. Menurut Departemen Kesehatan RI ciri anak sehat ada 9, yaitu:

  1. Tumbuh dengan baik,  yang dapat dilihat dari naiknya berat dan tinggi badan secara teratur dan proporsional.
  2. Tingkat perkembangannya sesuai dengan tingkat umurnya.
  3. Tampak aktif atau gesit dan gembira.
  4. Mata bersih dan bersinar.
  5. Nafsu makan baik.
  6. Bibir dan lidah tampak segar.
  7. Pernapasan tidak berbau.
  8. Kulit dan rambut tampak bersih dan tidak kering.
  9. Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Secara sederhana, anak sehat dilihat dari segi fisik, psikis dan sosialisasi adalah:

  1. Dilihat dari segi fisik ditandai dengan sehatnya badan dan pertumbuhan jasmani yang normal.
  2. Segi psikis, anak yang sehat itu jiwanya berkembang secara wajar, pikiran bertambah cerdas, perasaan bertambah peka, kemauan bersosialisasi baik.
  3. Dari segi sosialisasi, anak tampak aktif, gesit, dan gembira serta mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya. {Sumber}
Categories
Tips

10 Jenis camilan sehat untuk anak-anak

 

Anak-anak sangat menyukai makanan yang manis sebagai camilan mereka. Namun Anda juga harus membatasi asupan makanan manis untuk buah hati Anda agar mereka terhindar dari resiko diabetes dan obesitas.

Berikut 10 jenis camilan yang bisa Anda berikan untuk si buah hati agar mereka senang namun juga tetap sehat.

Buah-buahan
Buah-buahan yang dipotong dengan bentuk yang menarik dapat menarik perhatian buah hati. Anda juga dapat menambahkan es krim vanila di atasnya. Vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya sangat baik bagi kesehatan buah hati.

Sereal
Sereal merupakan jenis camilan yang sangat sehat dan penting bagi kesehatan pencernaan buah hati Anda karena kaya akan serat.

Berry muffin
Buah berry yang dicampur ke dalam muffin merupakan makanan sehat dan juga lezat. Buah berry dikenal kaya akan anti oksidan guna memerangi radikal bebas.

Smoothies
Smoothies yang terbuat dari campuran buah-buahan, yoghurt, dan susu tentunya merupakan camilan yang sehat bagi buah hati.

Puding apel
Apel kaya akan vitamin dan mineral. Jadi campurkan potongan apel dalam puding yang Anda buat agar si kecil menyukainya.

Pizza
Pizza ternyata dapat menjadi camilan yang menyehatkan bagi buah hati asal Anda membuat kulitnya dengan tipis serta menambahkan sayuran sebagai pelengkapnya seperti jamur, tomat, dan paprika.

Keju
Keju yang dibuat dari susu tentu kaya akan manfaat bagi tubuh seperti kalsium.

Popcorn
Asalkan saat membuat popcorn Anda tidak membanjirinya dengan mentega dan garam secara berlebihan makan popcorn bisa menjadi camilan yang sangat sehat karena penuh dengan serat.

Kacang
Meskipun tinggi kandungan lemak, selai kacang juga merupakan sumber protein yang baik. Namun tentu saja Anda harus membatasi jumlahnya dalam asupan makanan Anda.

Daging gulung
Daging merupakan sumber protein yang baik bagi pertumbuhan buah hati Anda. Anda dapat mencampurkannya dalam makanan yang Anda buat dengan jumlah yang dibatasi.

Ternyata camilan sehat untuk si kecil bukan berarti makanan yang tidak lezat. Asalkan Anda kreatif, Anda tetap dapat membuat camilan sehat dengan rasa yang lezat. {Sumber}