Categories
PAUD

Refrensi mengisi kegiatan anak selama liburan sekolah!

Mengisi kegiatan anak selama liburan sekolah bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendidik.

Berikut beberapa referensi kegiatan yang bisa dilakukan :

1. Kegiatan Seni dan Kreativitas :

  • Melukis dan Menggambar : Sediakan alat lukis dan gambar untuk anak-anak bereksperimen dengan warna dan bentuk.
  • Kerajinan Tangan : Buat proyek DIY sederhana seperti membuat mainan dari bahan daur ulang atau membuat kartu ucapan.

    2. Kegiatan Edukatif:
  • Membaca Buku: Buat waktu khusus untuk membaca buku bersama dan diskusikan cerita yang dibaca.
  • Eksperimen Sains Sederhana: Lakukan eksperimen sains sederhana di rumah, seperti membuat gunung berapi dari baking soda dan cuka.

    3. Olahraga dan Kebugaran :
  • Bersepeda: Jelajahi lingkungan sekitar dengan bersepeda bersama anak.
  • Yoga Anak: Ikuti sesi yoga khusus untuk anak-anak melalui video tutorial.

    4. Kunjungan Edukatif :
  • Museum dan Kebun Binatang: Kunjungi museum atau kebun binatang untuk belajar sambil bermain.
  • Perpustakaan: Ajak anak ke perpustakaan untuk menemukan buku-buku baru dan menikmati acara yang sering diadakan di sana.

    5. Permainan Edukatif :
  1. Puzzle dan Lego: Bermain puzzle dan lego untuk mengembangkan keterampilan motorik dan kognitif.
  2. Permainan Papan: Mainkan permainan papan yang bisa mengasah strategi dan kemampuan berpikir anak.

    Seperti penjelasan diatas, balistung juga memiliki program Holiday Classes yang dapat diikuti mulai dari usia 3 tahun oleh siswa balistung dan terbuka untuk umum yang diadakan selama liburan sekolah, kelas yang tersedia selama Holiday Classes adalah :

    1. Kelas Gambar
    2. Kelas Bermain
    3. Speaking Class (Bahasa Inggris)


    Untuk informasi selengkapnya dapat menghubungi WA Admin 0851-0018-1981.

Dengan kegiatan-kegiatan ini, liburan sekolah bisa menjadi waktu yang produktif dan menyenangkan bagi anak-anak, sambil tetap memupuk rasa ingin tahu dan kreativitas mereka.

Ikuti kami pada media sosial lainnya (Follow us on social media) :

YouTube : @balistung
Instagram : @balistung
Facebook : @balistung
Threads : @balistung
Tiktok : @balistung

#balistung #calistung #lesbaca #bimbelsd #bimbelsmp #lesonline #lesprivatdenpasar


Categories
PAUD

Tanda-tanda “Kesulitan Belajar” pada anak usia sekolah dasar!

Kendala dalam proses pembelajaran sering kali menjadi penghambat anak dalam mengikuti arahan atau instruksi guru serta materi yang diberikan di sekolah. Hal ini tentunya dapat dialami oleh semua anak-anak yang penyebabnya tentu saja bearagam, baik kendala dari segi internal contohnya seperti ruang lingkup keluarga, dan segi eksternal contohnya pengaruh lingkungan sekitar (sekolah, teman bermain, dan lain-lain).

Maka dari itu, orang tua perlu lah mengetahui apa saja tanda-tanda kendala belajar pada anak, khususnya anak sekolah dasar.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda kesulitan belajar pada anak usia sekolah dasar beserta penjelasannya

1. Kesulitan Membaca dan Menulis:

  • Anak sering salah dalam mengucapkan kata-kata atau mengeja.
  • Lambat dalam mengingat huruf atau kata-kata.
  • Tulisan tangan yang sangat sulit dibaca atau sering terbalik (misalnya menulis ‘b’ menjadi ‘d’).

    2. Kesulitan Memahami Instruksi:
  • Anak sering meminta penjelasan ulang atau tampak bingung dengan instruksi yang diberikan.
  • Sulit mengikuti instruksi berurutan, misalnya mengikuti beberapa langkah dalam tugas sekaligus.

    3. Konsentrasi yang Rendah :
  • Mudah teralihkan perhatiannya dan sering kali tidak menyelesaikan tugas yang diberikan.
  • Sering melamun atau tampak tidak fokus selama kegiatan belajar.

    4. Kesulitan dalam Matematika :
  • Sulit memahami konsep dasar matematika, seperti penjumlahan atau pengurangan.
  • Kesulitan mengingat dan menggunakan fakta-fakta matematika dasar.

    5. Prestasi Akademik yang Tidak Konsisten :
  • Nilai yang fluktuatif tanpa alasan yang jelas.
  • Performa yang sangat berbeda antara mata pelajaran yang satu dengan yang lain.

6. Keterampilan Motorik yang Lemah :

  • Kesulitan dalam tugas-tugas yang memerlukan koordinasi tangan-mata, seperti menulis atau menggunakan gunting.
  • Canggung atau sering jatuh dan tersandung.

    7. Perilaku Menghindar dari Tugas Sekolah :
  • Anak sering mengeluh sakit perut atau sakit kepala saat harus pergi ke sekolah atau mengerjakan tugas rumah.
  • Menunjukkan perilaku menolak atau cemas berlebihan terhadap tugas-tugas sekolah.

    8. Kesulitan Berinteraksi Sosial :
  • Sulit bergaul dengan teman sekelas atau sering terlibat konflik.
  • Kesulitan memahami aturan sosial atau membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh orang lain.

    9. Kurangnya Motivasi:
  • Tidak menunjukkan minat atau antusiasme terhadap kegiatan belajar.
  • Cepat menyerah saat menghadapi tugas yang menantang.

    10. Masalah Memori :
  • Kesulitan mengingat informasi yang baru saja dipelajari.
  • Sering lupa dengan materi yang sudah dipelajari atau instruksi yang baru diberikan.

Jika tanda-tanda tersebut muncul secara konsisten, penting bagi orang tua atau guru untuk berbicara dengan seorang profesional, seperti psikolog pendidikan atau konselor sekolah, untuk mendapatkan evaluasi dan bantuan lebih lanjut. Identifikasi dini dan intervensi yang tepat dapat membantu anak mengatasi kesulitan belajarnya dan mencapai potensi penuh mereka.

Ikuti kami pada media sosial lainnya (Follow us on social media) :

YouTube : @balistung
Instagram : @balistung
Facebook : @balistung
Threads : @balistung
Tiktok : @balistung

#balistung #calistung #lesbaca #bimbelsd #bimbelsmp #lesonline #lesprivatdenpasar

Categories
Calistung Hitung PAUD

Cara Efektif Mengajarkan Anak Belajar Angka dengan Mudah!

Menghafal angka dapat menjadi tugas yang menantang bagi semua orang termasuk anak, tetapi dengan beberapa teknik yang tepat, proses ini bisa jauh lebih mudah dan efisien. Dalam materi ini, kita akan mengetahui beberapa cara atau metode yang dapat membantu anak mengingat angka dengan lebih baik. Kira-kira apa saja ya cara efektif yang dapat digunakan?

Berikut adalah beberapa Cara Efektif Mengajarkan Anak Belajar Angka dengan Mudah :

  1. Gunakan benda-benda yang ada di sekitar : Gunakan benda-benda di sekitar anak untuk mengajarkan mereka angka. Misalnya, dapat menggunakan buah-buahan atau mainan untuk mengajarkan konsep jumlah dan angka, yaitu dengan menghitung jumlah buah dan menentukan angka dari jumlah tersebut.
  2. Menggunakan media permainan edukasi : Permainan seperti kartu angka (flashcard) atau permainan papan seperti puzzle yang melibatkan angka dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.
  3. Belajar sambil bernyanyi : Lagu-lagu anak-anak yang mengandung angka bisa membantu mereka mengingat urutan angka dengan lebih mudah.
  4. Menggunakan gambar dan poster : Gunakan gambar-gambar atau poster yang menampilkan angka untuk membantu anak belajar dan mengingat angka-angka tersebut.
  5. Lakukan secara berulang atau konsisten : Berikan latihan secara konsisten setiap hari untuk memperkuat pemahaman mereka terhadap angka-angka.
  6. Gunakan metode belajar yang berbeda : Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, jadi cobalah menggunakan berbagai metode belajar seperti visual, auditori, dan kinestetik untuk memastikan mereka dapat memahami dan mengingat angka dengan lebih baik.

Dengan menggabungkan beberapa cara ini, Orang tua dapat membantu anak belajar angka dengan lebih mudah dan efektif.

#balistung #lesbaca #calistung #lesbacatulis #bacatulishitung #lesprivatdenpasar #lesprivatbali #lesprivatonline #caraefektifbelajarangka