Categories
PAUD

4 Pilar Tumbuh Kembang Anak

4 PILAR TUMBUH KEMBANG ANAK : KOGNITIF, EMOSIONAL, SOSIAL, DAN MORAL


Masa kanak-kanak merupakan fase emas dalam kehidupan tiap manusia. Pada masa inilah anak-anak mengalami perkembangan yang sangat pesat terhadap pertumbuhan dan perkembangannya baik dari perkembangan otak, emosional anak. Menurut data WHO terdapat 149,2 Juta anak berusia 5 tahun mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga diperlukan pemantuan terhadap setiap fase pertumbuhan anak. Setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda beda didalam setiap pertumbuhan anak, namun umumnya anak akan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, gemar dan kaya akan berimajinasi/ fantasi, memiliki keunikan masing-masing, dan memiliki daya konsentratif yang relatif pendek
Karakter-karakter inilah yang menjadi dasar bagi setiap orang tua untuk mendidik dan membimbing anak agar memahami perbedaan setiap anak serta dapat memahami anak agar anak dapat tumbuh kembang dengan optimal
Tahap perkembangan kognitif anak, meliputi :
• Tahap sensorimotorik (0-2 tahun) : Anak belajar mengenal dunia melalui gerakan dan panca indra nya
• Tahap praoperasional (2-7 tahun) : Anak mulai menggunakan simbol , bahasa, dan imajinasinya
• Tahap operasional (7-11 tahun) : Anak belajar berpikir logas berdasarkan pengalaman nyata
• Tahap operasional formal (> 11 tahun) : Anak mulai berpikir abstrak, kritis dan rasional

Tahap perkembangan sosial & ekonomi anak :
• Tahap harapan (0-2 tahun) : Tahap ini merupakan tahap anak menjadi percaya diri, dapat merespon lingkungan dan percaya terhadap lingkungannya
• Tahap keinginan (18 bulan-4 tahun) : Tahap ini anak akam mulai mengeksplorasi lingkungannya dan belajar mandiri dari hal yang kecil
• Tahap maksud (3-6 tahun) : Tahap anak dapat menerima atau melakukan penolakan inisiatif melalui permainan
• Tahap kompetisi (5-12 tahun) : Tahap anak akan belajar bersosialisasi dan berkompetisi secara sehat dan baik.

Tahap inilah yang menjadi tolak ukur setiap orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap pertumbuhan anak, orang tua dapat memperhatikan tahap perkembangan anak untuk mencegah adanya keterlambatan atau gangguan pertumbuhan pada anak
Adapun beberapa cara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kepada anak :
a. Ciptakan pola asuh yang sehat dan penuh kasih sayang : Memberikan kasih sayang secara penuh kepada anak secara konsisten
b. Edukasi yang berkualitas : Memberikan pemahaman stimulasi belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan usia anak
c. Adanya gizi dan kesehatan yang optimal : Memberikan asupan dan menjaga kesehatan anak dengan memenuhi gizi anak dan memberikan makanan yang kaya akan vitamin
d. Mengajarkan pengelolaan emosi : Mengajarkan anak mengenai emosi, berbagai macam emosi dan penanganan terhadap emosi berlebih
e. Menghindari adanya pengaruh negatif : Mengingatkan anak, dan selalu mengawasi anak agar terhindar dari segala hal negatif yang dapat mengganggu pertumbuhan perkembangan anak

Tahap tumbuh kembang anak wajib diawasi, diperhatikan dan dibimbing agar anak dapat tumbuh dengan secara sehat dan baik, mulai dari mengarahkan anak, memberikan pengarahan edukasi pemahaman terhadap anak, bersama sama membimbing anak, maka anak dapat tumbuh dengan baik serta memiliki pengaruh yang baik pula terhadap kehidupannya bersosialisasi, belajar, serta bermain.Tumbuh kembang anak sangat berpengaruh terhadap jati diri anak dimasa yang akan datang oleh karena itu, kita harus sangat memperhatikan sekecil apapun proses tumbuh kembang anak dan mengurangi angka anak yang mengalami gangguan pertumbuhan.

Balistung memiliki berbagai macam, dan ragam kelas, dikelompokkan berdasarkan usia, hal ini membantu kita mengetahui proses tumbuh kembang setiap anak, dan dapat membantu anak mengatasi proses pembelajaran yang kurang efektif, Balistung membantu anak tumbuh kembang dilingkungan dengan baik lewat komunikasi dan penerapan secara nyata yang dapat ditunjukkan kepada anak, sebagai contoh ataupun teladan bagi anak.

Ayo daftarkan putra dan putri Ibu/Bapak di Balistung bersama Balistung, anak tumbuh kembang dengan baik, dan dapat belajar bersosialisasi dengan banyak orang! https://wa.me/6281138802800

Ikuti kami pada media sosial lainnya (Follow us on social media) :

YouTube : @balistung
Instagram : @balistung
Facebook : @balistung
Threads : @balistung
Tiktok : @balistung

balistung #calistung #lesbaca #bimbelsd #lesbacatulis #lesonline #lesprivatdenpasar #bacatulishitung

Categories
PAUD

Dampak Global Warming Bagi Kesehatan Anak

Dampak Global Warming bagi kesehatan anak

Global warming atau perubahan suhu merupakan suatu fenomena yang terjadi secara alami, dimana menyebabkan meningkatkan suhu rata-rata bumi akibat penumpukan gas yang terjadi pada kaca atmosfer. Gas ini disebabkan oleh aktivatas manusia begitu pula sebaliknya menyebabkan manusia tidak dapat melakukan aktivitas, gas tersebutlah yang menyebabkan perubahan iklim hingga ekstrem, serta dampak lingkungan lainnya yang serius.

Adanya perubahan iklim, perubahan lingkungan ini dapat berpengaruh pula terhadap kesehatan, terlebih lagi pada anak-anak, anak- anak lebih rentan terjangkit penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna atau belum sekuat orang dewasa. Anak memerlukan kebutuhan gizi seimbang dan lebih banyak ketimbang orang dewasa untuk membantu anak tumbuh dan berkembang dengan baik.

Adapun beberapa resiko penyakit yang dapat mengancam kesehatan anak

A. Peningkatan suhu serta resiko

  • Heatstroke : Suhu udara yang semakin tinggi dan menyebabkan anak dapat mengalami serangan panas yang berakibat fatal jika tidak segera ditangani
  • Dehidrasi : Anak lebih cepat kehilangan cairan dalam tubuh dibanding orang dewasa, sehingga kekurangan cairan dalam tubuh membuat anak tidak dapat berkonsentrasi , dan menggnggu metabolisme anak
  • Kualitas tidur anak terganggu : Suhu panas dapat menyebabkan anak sulit tidur nyenyak dan akan berdampak pada pertumbuhan dan kemampuan belajar anak

B. Penurunan kualitas udara dan penyakit pernafasan

  • Penyakit penafasan : Anak beresiko tinggi mengalami asma, bronkitis, dan alergi
  • Asap kebakaran hutan : Adanya asap akibat pembakaran hutan menyebabkan polusi udara menningkat dan dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernafasan anak yuang dapat mengancam keselamatan anak

C. Penyakit menular yang semakin luas

  • Adanya perkembang biakan nyamuk : Perubahan curah hujan dan suhu menyebabkan banyaknya genangan air dimana genangan air menjadi sarang nyamuk berkembang biak, setelah nyamuk berkembang maka nyamuk dapat menyebar dan menyebabkan anak terjangkit demam berdarah, malaria
  • Diare dan kolaria : Kontaminasi air bersih tercemar sehingga menyebabkan resiko penyakit yang ditularkan akibat makanan dan minuman yang terkena air hujan dan tercemar
  • Penyakit kulit : Udara yang lembab dan panas dapat memaci infeksi kulit anak seperti gatal-gatal

Langkah-langkah nyata yang dapat dilakukan untuk mengurangi/mencegah adanya global warning :

  1. Melakukan reboisasi : Reboisasi atau penghijauan dilakukan untuk dapat mencegah adanya pemanasan global, dan mencegah adanya polusi udara berlebih yang dapat mengganggu kesehatan anak
  2. Meningkatkan kesadaran bersama anak : Meningkatkan kesadaran dengan cara mengajak menjaga kebersihan lingkungan bersama anak sedadi dini dan memberikan contoh langsung kepada anak
  3. Memperkuat sistem kekebalan tubuh anak : Mengantisipasi dengan adanya perubahan suhu dengan cara tetap menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh anak, memastikan anak mendapatkan gizi seimbang dan memberikan anak suplemen tambahan yakni dapat berupa vitamin
  4. Memberikan edukasi sedari dini terkait global warming : Dilakukan agar anak- anak dapat tumbuh dan berkembang dan paham mengenai pemanasan global serta dapat melakukan pencegahan sedari dini.

Kesimpulan :
Global warming tentu sangat berbahaya bagi lingkungan dan bagi manusia, karena dua hal tersebut sangat mengingat dan saling menguntungkan, apabila salah satu unsur ini tidak berjalan dengan baik maka akan menghambat seluruh aktivitas makhluk yang ada. Lingkungan yang tercemar akibat dampak global warming akan berpengaruh kepada kesehatan manusia salah satunya berasal dari bahan pangan yang juga ikut tercemar, dan akan sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia terkhusus anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh dan sistem kekebalan yang kurang akan rentan terserang berbagai macam penyakit, oleh karena itu diperlukan edukasi dan tindakan untuk melakukan pencegahaan terhadap global warming yang dapat berakibat fatal bagi banyak hal termasuk kesehatan, keselamatan.

Balistung memiliki tujuan yang sama dalam pencegahan pemanasan global dan mengurangi dampaknya terhadap kehidupan manusia, seperti bersama sama mengajak anak-anak melakukan penghijauan atau reboisasi serta melakukan aksi peduli lingkungan dan menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan asri.

Ayo daftarkan putra dan putri Ibu/Bapak di Balistung karena bersama Balistung anak akan belajar untuk peduli terhadap lingkungan demi kesehatan bersama! https://wa.me/6281138802800

Ikuti kami pada media sosial lainnya (Follow us on social media) :

YouTube : @balistung
Instagram : @balistung
Facebook : @balistung
Threads : @balistung
Tiktok : @balistung

balistung #calistung #lesbaca #bimbelsd #lesbacatulis #lesonline #lesprivatdenpasar #bacatulishitung

Categories
PAUD

Stop Membentak Anak : Dampak yang serius dan Solusi bijak bagi Orang tua

Stop Membentak Anak : Dampak yang serius dan Solusi bijak bagi Orang tua

Mendidik atau membimbing anak bukanlah hal yang mudah, ada tantangan tersendiri dalam mendidik anak agar anak tumbuh menjadi anak yang berbudi pekerti. Ada kalanya orang tua sedang merasa lelah sehingga secara tidak sadar orang tua melampiaskan emosi tersebut dengan membentak anak. Hal yang terdengar sepele namun memiliki dampak yang jauh lebih besar dari yang kita tahu, dan perkirakan. Bentakan tak hanya melukai perasaan, mental anak tetapi membentak juga akan berpengaruh pada perkembangan otak anak, dan perilaku anak dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Mengapa membentak anak dikatakan bahaya?
Menurut bebagai penelitian, bentakan dengan nada tinggi atau menggunakan kata-kata kasar dapat merusak jaringan dan perkembangan otak anak. Pada masa pertumbuhan, otak anak sangat aktif membangun jutaan koneksi saraf yang berperan amat penting dalam proses belajar, mengenal, mengingat anak. Ketika anak sering mendapat bentakan, perkembangan yang dihubungkan oleh saraf ini akan terganggu dan akan berpengaruh terhadap kemampuan atau cara anak dalam menyikapi suatu permasalahan atau rintangan.

Selain itu, anak yang dibentak juga lebih rentan terkena trauma emosional hingga depresi atau gangguan kecemasan, anak akan merasa tidak aman, takut, bahkan kehilangan kepercayaan terhadap orang tua sebagai sosok pelindung bagi anak.

Dampak negatif membentak anak
a. Anak menjadi penakut
Anak yang dibentak secara terus menerus akan tumbu menjadi pribadi yang penakut, anak akan cenderung menghindar dari masalah, menarik diri dari lingkungan sosial bahkan takut mencoba hal- hal baru karena khawatir akan melakukan kesalahan.

b. Berperilaku agresif
Alih- alih membuat anak patuh dan menurut, bentakan justru memicu anak berperilaku agresif. Anak kemungkinan dapat meniru perilaku tersebut dengan perliaku fisik seperti, mendorong, memukul,atau bahkan melawan orang lain sebagai bentuk pelampiasan emosi yang sebelumnya tidak tersalurkan.

c. Trauma dan Depresi
Bentakan yang terulang secara menerus akan mimicu adanya trauma berkepanjangan, anak akan merasa tidak dicintai, diabaikan bahkan dapat mengalami depresi yang berpengaruh pada kesehatan mental hingga anak dewasa.

d. Hilangnya kepercayaan diri
Anak yang sering dibentak akan kehilangan kepercayaan terhadap diri, tidak dapat menghargai dirinya sendiri. Anak menjadi minder, enggan mengembangkan potensi dalam diri, dan takut untuk mengambil inisiatif, hal ini jika dikaitkan dalam jangka panjang maka akan mempengaruhi prestasi anak baik secara akademik/ non akademiknya.

e. Gangguan konsentrasi
Emosi negatif akibat bentakan kepada anak dapat mengganggu kemampuan fokus dan belajar anak. Anak akan sulit berkonsentrasi di sekolah, bermain dengan teman atau bahkan menjalani kegiatan sehari-hari dengan baik.

Apa faktor Orang tua sering membentak anak?
Membentak anak sering kali bukan menjadi niat awal orang tua namun faktor lainnya seperti faktor kelelahan, stress pekerjaan atau kurangnya kesabaran dapat memicu emosi yang meledak. Penting diingat bagi para orang tua, anak adalah peniru yang handal, cara bagaimana kita sebagai orang tua berbicara akan menjadi contoh anak dalam berinteraksi dengan orang lain.

Solusi dan langkah untuk menghentikan kebiasaan membentak anak

  1. Mengontrol emosi
    Luangkan waktu sejenak untuk menarik nafas dalam-dalam sebelum merespon perilaku anak, tenangkan diri agar tidak meluapkan emosi dengan cara merugikan.
  2. Gunakan nada suara yang tenang
    Komunikasi yang lembut lebih efektif dibanding dengan bentakan. Anak lebih mudah menerima nasihat jika disampaikan dengan cara yang baik
  3. Berikan bimbingan dan arahan yang jelas
    Ketika anak melakukan kesalahan, jelaskan apa yang salah dan bagaimana cara memperbaikinya bukan hanya melarang dan membentak anak.
  4. Luangkan waktu berkualitas
    Anak yang mendapat perhatian cukup dari orang tua cenderung lebih kooperatif, sediakan waktu bermain, bercerita

Kesimpulan :
Membentak anak bukanlah solusi yang tepat untuk mendidik dan membimbing anak. Justru hal tersebut dapat merusak perkembangan otak anak, mental anak, fisik, dan lainnya. Pilihlah komunikasi efektif lainnya, karena dengan cara ini orang tua dapat melakukan pendekatan positif, anak pula akan tumbuh menjadi anak yang ceria, bahagia dan penuh kasih sayang.

Membentak anak bukanlah solusi untuk membuat anak berubah, akankah anak mau mendengarkan setelah lingkungan membentak anak? Tidak, justru anak yang sering dibentak akan memiliki dendam pribadi dan bahkan berpengaruh buruk dalam tiap langkahnya, anak dapat menjadi seorang yang penakut, atau anak yang terlalu berani untuk melawan. Bentakan dapat berakibat batal bagi anak.

Balistung memiliki metode pembelajaran, kualitas guru terbaik sehingga kami memiliki pedoman serta peraturan tersendiri terkait ngajar mengajar, apabila anak membuat kesalahan kami tidak membentak anak tetapi kami memiliki cara atau solusi tersendiri untuk membuat anak memperbaiki dan mengetahui kesalahannya.

Ayo daftarkan putra dan putri ibu/bapak buat anak tumbuh cerdas, sehat secara fisik maupun mental serta terbebas dari bentakan bersama Balistung! Belajar menyenangkan bersama Balistung! https://wa.me/6281138802800

Ikuti kami pada media sosial lainnya (Follow us on social media) :

YouTube : @balistung
Instagram : @balistung
Facebook : @balistung
Threads : @balistung
Tiktok : @balistung

balistung #calistung #lesbaca #bimbelsd #lesbacatulis #lesonline #lesprivatdenpasar #bacatulishitung