Categories
Baca Tips

7 Cara Meningkatkan Minat Baca pada Anak

Anak yang mempunyai hobi membaca akan memiliki pengetahuan yang luas dan otak yang cerdas. Sebagai orangtua, Anda harus memberikan motivasi agar anak menyukai kegiatan membaca buku dari kecil.

Untuk membantu anak-anak menyukai kegiatan membaca, Anda membutuhkan banyak buku, imajinasi yang baik, dan motivasi. Melalui buku-buku itu, anak dapat membuka pikirannya terhadap pengetahuan dan dapat meningkatkan kreativitas anak.

Berikut 7 cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan minat baca pada anak, seperti dilansir dari lifescript, Selasa (19/6/2012) antara lain:

1. Biasakan diri dulu suka baca agar anak mencontoh
Untuk meningkatkan minat baca anak, Anda harus memberikan contoh yang baik dengan membaca koran atau majalah pada waktu-waktu biasa, seperti setelah makan malam atau sebelum tidur.

2. Sediakan bacaan sesuai umur anak
Pertimbangkan untuk berlangganan majalah yang sesuai dengan usia anak-anak atau membeli serial buku yang akan membuat anak-anak Anda tertarik untuk belajar membacanya. Tempatkan buku dan majalah di rak yang rapi dan mudah dijangkau oleh anak-anak.

3. Ajak anak ke toko buku
Ketika Anda pergi ke toko buku, ajaklah anak Anda agar anak tertarik dengan berbagai genre buku anak yang tersedia dan ingin membacanya di rumah.

4. Bahaslah tentang buku-buku menarik dengan anak Anda
Ketika sedang santai bersama anak, bahaslah buku-buku yang disukai anak Anda. Mintalah anak Anda untuk menceritakan kembali buku yang telah dibacanya. Tunjukkan pada anak Anda bagaimana membaca memainkan peran penting dalam hidup seseorang karena merupakan sumber pengetahuan.

5. Bantu anak Anda menyusun buku-bukunya
Menyusun sendiri buku-buku kesukaan anak dalam rak buku dapat menumbuhkan minat anak untuk memperbanyak koleksi bukunya. Minat untuk mengumpulkan buku-buku dapat menumbuhkan keinginan membaca yang lebih besar.

6. Ajarkan anak membaca buku dengan menyuarakan tokoh di dalam buku
Membaca puisi, dialog, dan narasi dapat menghidupkan kata-kata pada setiap halaman buku. Tunjukkan kepada anak bagaimana menggunakan nada suara yang harus digunakan untuk bertindak sebagai karakter dalam buku.

7. Tingkatkan level bacaan anak
Untuk membantu anak-anak membaca secara teratur dan pada berbagai usia, Anda mungkin harus mengenalkan berbagai jenis buku pada anak. Tingkatkan level bacaan anak perlahan-lahan dari yang sifatnya ringan hingga ke sedang seiring perkembangan usia anak. [Sumber]

Categories
Baca Calistung Tips

Cara Mudah Membantu Anak yang Susah Baca

Jika Anda mempunyai anak yang mengalami disleksia (susah membaca), ada sebuah cara mudah untuk membantunya. Penelitian yang dilakukan di Italia menunjukkan bahwa memperlebar jarak antarhuruf dalam sebuah kata bisa meningkatkan kecepatan dan akurasi membaca mereka

Kemajuan teknologi telah memungkinkan cara ini dilakukan terhadap buku elektronik, sehingga memungkinkan dilakukannya manipulasi teks. Demikian diungkapkan para ahli.

Para ilmuwan dari University of Padua di Italia menganalisis 34 anak berkebangsaan Italia dan 40 anak berkebangsaan Prancis yang mengalami disleksia dan berusia antara delapan hingga 14 tahun. Mereka menemukan bahwa memperlebar jarak antarhuruf bisa membantu para siswa tersebut 20 persen lebih baik dalam akurasi membaca teks.

“Kami terkejut dengan bermanfaatnya jarak antarhuruf,” kata ketua peneliti, Marco Zorzi, profesor psikologi dan kecerdasan artifisial, seperti dikutipHealth Day.

“Kenaikan rata-rata dalam kecepatan membaca setara dengan yang diobservasi selama satu tahun dan mengurangi separuh kesalahan saat berbicara untuk dirinya sendiri,” ujar Zorzi. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal PNAS.

Disleksia merupakan ketidakmampuan yang berbasis bahasa, yang disebabkan oleh kesulitan belajar mengenali kata-kata tertulis. Gangguan ini diperkirakan mempengaruhi lima persen anak-anak usia sekolah. Begitu kata para peneliti. Di antara bentuk disleksia ini adalah anak-anak yang membutuhkan waktu satu tahun untuk membaca huruf atau angka tertentu, sementara anak lain hanya membutuhkan waktu dua hari.

Manipulasi jarak (spasi) didasarkan pada fenomena yang dikenal sebagai “visual cwording”, yakni sebuah huruf lebih sulit diidentifikasi ketika posisinya berdekatan dan dikelilingi oleh huruf-huruf lain. Kondisi tersebut biasanya berpengaruh pada orang dengan disleksia karena mengenal huruf merupakan basis dalam membaca.

“Hal ini menjelaskan bahwa untuk orang disleksia, masalah (jarak antarhuruf) ini menjadi lebih kritis. Diperlukan jarak yang bagus dari huruf-huruf di berbagai tempat dan untuk setiap orang jarak tersebut berbeda-beda,” kata Guinevera Eden, Direktur Center for Study of Learning dan profesor pediatrik di Georgetown University di Washington DC.

Kemajuan teknologi saat ini telah memungkinkan dibuatnya strategi yang membantu orang dengan disleksia. Di antaranya buku-buku teks, dokumen riset dan novel yang bisa diperoleh secara digital atau dalam bentuk elektronik. “Dengan teknologi yang ada saat ini untuk mengajari anak-anak membaca, informasi ini menjadi sangat penting. Banyak sekolah dengan anak-anak disleksia memanfaatkan teknologi untuk mengubah buku cetak mereka, sehingga lebih mengakomodasi anak-anak tersebut,” kata Eden lagi. [Sumber]

Categories
Baca Tips

Anak Suka Belajar Membaca

Kenalkan angka dan huruf pada balita dengan cara menyenangkan. Salah satu cara mengajari anak membaca adalah dengan tidak mengenalkan huruf A, B, C dan seterusnya secara langsung. Tapi  bagaimana membuat anak  bersemangat untuk mengetahui bahwa rangkaian  kata-kata  yang Anda ucapkan memiliki arti dan cerita yang membuatnya ingin  belajar membaca,  karena tahu kegiatan itu penting dan menyenangkan. Cobalah beberapa cara di bawah ini:

  • Memberi label barang di rumah. Mulailah  dengan menempel label di  lemari,  kursi ke benda masing-masing di kamarnya. Lalu pindah ke ruangan lain, ruang tamu, dapur, dan seterusnya.  Cara itu memudahkan anak mengingat nama benda dan kalimat.
  • Membaca bersama. Saat membaca,  mintalah  ia memegang buku. Lalu dengan menggunakan jari, tunjukkan kalimat-kalimat yang sedang Anda baca.
  • Membaca dengan keras. Anak belajar membaca dengan cara meniru perkataan yang ia dengar. Atur intonasi dan pelafalan agar anak mendengar jelas setiap kata yang Anda ucapkan. Namun jangan berteriak, yang bisa membuat anak kaget.
  • Lewat puisi, nyanyian, flash card. Manusia terlahir memiliki kepekaan dan ketertarikan terhadap segala hal yang berhubungan dengan ritmis, alunan nada dan warna. Jadi, saat menyiapkan anak belajar membaca, masukkan ketiga unsur tersebut untuk menarik perhatiannya.
  • Membuat perpustakaan. Perpustakaan tak harus selalu ruangan besar dengan rak-rak buku.  Sebuah ruang  kecil pun bisa disulap menjadi perpustakaan.
  • Mendongeng adalah sebuah bentuk permainan yang tak mengenal usia dan jenis kelamin. Dongeng perlu disampaikan dengan baik agar anak bisa memahami isi ceritanya. {Sumber}