Categories
Bahasa Bali

Belajar bahasa Bali

Basa Bali

Bahasa daerah Bali merupakan bagian dari roh taksu (karisma) Pulau Dewata yang tidak boleh hilang.

Bahasa daerah Bali dalam kehidupan masyarakat sehari-hari di Pulau Dewata mempunyai andil dalam memberikan kenyamanan, kesejukan dan kedamaian.

Dalam kaitan dengan eksistensi bahasa daerah Bali, Gubernur Bali telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) untuk mendukung bahasa daerah Bali masuk kurikulum pendidikan. Untuk membantu putra/putri Anda yang kesulitan belajar kami, BALISTUNG, hadir di kota Denpasar.

Hubungi kami:

Tlp. 0361 – 9181 981 / 081 2175 0207; Whatsapp 08873912988; Pin BB 21dc2e67

Categories
Bahasa Bali

Aksara Bali Bermakna Kehidupan Spiritual

Balistung_iconKetua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Dr I Ketut Sumadi menilai, aksara Bali memiliki fungsi dan makna yang sangat penting dalam kehidupan kultural masyarakat Pulau Dewata.

“Aksara Bali berfungsi sebagai sarana komunikasi sehari-hari dalam konteks bahasa ibu dan kaitan untuk kepentingan tatanan sosial, budaya serta kehidupan religius,” kata Ketut Sumadi di Denpasar, Sabtu.

Sumadi yang juga Ketua Komunitas Pengkajian Agama, Budaya, dan Pariwisata itu mengatakan, aksara Bali merupakan mahkota budaya Bali yang digunakan dalam kehidupan berbahasa dan bersastra dalam masyarakat di Pulau Dewata.

Sastra daerah Bali merupakan unsur kebudayaan, bagian dari kebudayaan nasional, sehingga semua pihak berkewajiban melestarikan aksara dan bahasa daerah Bali.

Dr Sumadi menambahkan, upaya meningkatkan mutu pendidikan bahasa Bali dapat dilakukan melalui pengajaran dan pemasyarakatan bahasa daerah Bali.

Upaya itu menitikberatkan upaya meningkatkan sikap positif dan kebanggaan penuturnya terhadap bahasa Bali, baik dalam pendidikan formal maupun non formal. {Sumber}

Categories
Bahasa Bali

Bahasa Bali Tidak Boleh Hilang

Balistung_iconRektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Bali Drs I Made Suarta, SH.M.Hum mengingatkan, bahasa daerah Bali merupakan bagian dari roh taksu (karisma) Pulau Dewata yang tidak boleh hilang.

“Oleh sebab itu sampai kapanpun bahasa daerah Bali diharapkan tetap lestari di muka bumi,” kata Rektor IKIP Made Suarta pada acara wisuda sarjana XXX perguruan tinggi swasta tersebut di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan, bahasa daerah Bali dalam kehidupan masyarakat sehari-hari di Pulau Dewata mempunyai andil dalam memberikan kenyamanan, kesejukan dan kedamaian.

Dalam kaitan dengan eksisten bahasa daerah Bali, Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) untuk mendukung bahasa daerah Bali masuk kurikulum pendidikan.

Pergub tersebut untuk mendukung bahasa Bali masuk kurikulum pendidikan mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan.

Made Suarta menjelaskan, IKIP PGRI Bali yang mengelola delapan bidang studi, salah satunya di antaranya menyangkut studi pendidikan bahasa daerah dan sastra Indonesia.

Dengan adanya Pergub Bali, program studi bahasa daerah Bali itu diharapkan akan tetap eksis di masa mendatang untuk mencetak guru-guru bahasa daerah Bali yang akan mengajar mulai tingkat SD hingga SMA/SMK. {Sumber}