Categories
Balistung Belajar Bimbel SD Calistung Club Activity Balistung English Les Matematika Membaca Menulis PAUD Promo SD Tulis

Coba Kelas GRATIS di BALISTUNG yuk!

Mencoba kelas gratis untuk anak memiliki berbagai manfaat, baik untuk orang tua maupun anak itu sendiri. Berikut beberapa manfaatnya :

  1. Menilai Minat dan Kemampuan Anak
    Kelas gratis memungkinkan anak untuk mencoba berbagai jenis aktivitas tanpa komitmen finansial. Ini memberikan kesempatan untuk mengetahui minat dan bakat anak sebelum melanjutkan ke kelas yang berbayar..
  2. Eksplorasi Beragam Aktivitas
    Anak dapat mengeksplorasi berbagai jenis kelas, mulai dari program Baca tulis, hitung, dan bimbel SD (matematika, bahasa inggris, bahasa indonesia, IPAS, Pendidikan Pancasila) dan pembelajaran non akademik lainnya.
  3. Pengenalan pada Sosialisasi
    Kelas gratis biasanya melibatkan interaksi dengan anak-anak lain, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial, seperti bekerja dalam tim, berkomunikasi, dan berempati.
  4. Membantu Menentukan Kebutuhan Belajar
    Dari pengalaman kelas gratis, orang tua dapat mengidentifikasi area di mana anak mungkin memerlukan lebih banyak dukungan atau pengembangan, seperti pembelajaran baca tulis, hitung atau materi belajar lainnya.
  5. Menghemat Waktu dan Energi
    Sebelum memutuskan untuk mendaftar ke kelas intensif atau reguler, kelas gratis memberikan kesempatan untuk melihat minat belajar anak di Balistung.

Dengan mencoba kelas gratis, anak-anak dapat mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan orang tua dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait kegiatan edukasi anak.

Ikuti kami pada media sosial lainnya (Follow us on social media) :

YouTube : @balistung
Instagram : @balistung
Facerbook : @balistung
Threads : @balistung
Tiktok : @balistung

#balistung #calistung #lesbaca #bimbelsd #lesbacatulis #lesonline #lesprivatdenpasar

Categories
Bimbel SD Hitung Matematika

Tips Cara Menghitung Pecahan dengan Mudah

Pertama-tama apa itu pecahan ?

Pecahan adalah representasi dari bilangan bulat . Pecahan dipecah menjadi dua bagian: pembilangnya , yang merupakan angka teratas, dan penyebut , yang merupakan angka terbawah.

Namun, masih ada sebagian orang yang menganggap menghitung pecahan itu sulit. Hal ini mungkin disebabkan karena cara menghitung pecahan yang berbeda dengan bilangan biasa.

Cara menghitung pecahan, baik itu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bisa kamu pelajari dengan mudah. Setelah memahami berbagai tips belajar pecahan, kamu akan semakin cepat dalam menyelesaikan soal tentang cara menghitung pecahan :

1. Memahami Cara Menghitung Pecahan
Cara menghitung pecahan dimulai dengan memahami bagian-bagiannya. Seperti yang telah diketahui, bilangan pecahan terdiri dari dua bilangan, yaitu bilangan pembilang dan bilangan penyebut.

Bilangan pembilang merupakan bilangan yang berada di bagian atas, sedangkan bilangan penyebut berada pada bagian bawah. Bilangan pembilang adalah bilangan yang nilainya dibagikan terhadap nilai bilangan penyebut.

Contohnya, dalam bilangan pecahan 2/4. Angka 2 merupakan bilangan pembilang, dan angka 4 adalah bilangan penyebut.

  1. Lalu kita dapat Menghitung Pecahan (Penjumlahan) dengan cara seperti di bawah ini :

    Hal yang paling utama untuk diperhatikan adalah bahwa penyebutnya harus sama.
    Contoh:
    2/3 + 2/3 = 4/3
    Pembilang bisa kamu jumlahkan, sedangkan penyebut yang nilainya sudah sama angkanya tetap sama, tidak dijumlahkan.

Sedangkan cara menghitung pecahan dalam penjumlahan yang penyebutnya belum sama perlu diperhatikan lagi. Kamu harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu.

Contoh:
2/3 + 1/2= 4/6 + 3/6 = 7/6

Dalam menjumlahkan kedua pecahan tersebut, kamu harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu. Caranya, cari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari kedua penyebut tersebut. Dalam contoh ini, angka 3 dan 2 memiliki KPK 6.

Setelah mendapatkan penyebut yang sama, kamu juga harus mengubah pembilangnya. Caranya, angka penyebut yang sudah disamakan (dalam contoh kpknya 6) angka penyebut sebelumnya (yaitu, 3 dan 2). Kemudian dikalikan angka penyebut tersebut menjadi 6 agar penyebutnya sama jika di bawahnya di kali diatasnya juga ikut di kalikan.

Contohnya dalam penjumlahan di atas, ada 2/3 lalu penyebutnya dikali berapa supaya hasilnya 6? Yaitu 3×2 = 6 maka diatasnya juga di kali 2 yaitu 2×2 = 4 maka hasilnya 4/6.

Kemudian, pada pecahan kedua, ada 1/2 lalu penyebutnya dikali berapa supaya hasilnya 6? Yaitu 2×3 = 6 makanya diatasnya juga di kali 2 yaitu 1×3= 3 maka hasilnya 3/6

Terakhir, hasil dari menyamakan penyebut kedua pecahan tersebut dijumlahkan, 4/6 + 3/6 = 7/6.

  1. Cara Menghitung Pecahan (Pengurangan)

Cara menghitung pecahan dalam pengurangan hampir mirip dengan penjumlahan. Hal yang paling utama untuk diperhatikan tentunya juga penyebutnya harus sama.
Contoh:
4/3 – 2/3 = 2/3
Pembilang bisa kamu kurangi, sedangkan penyebut yang nilainya sudah sama angkanya tetap sama, tidak dikurangi.

Sedangkan cara menghitung pecahan dalam penjumlahan yang penyebutnya belum sama perlu diperhatikan lagi. Kamu harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu.
Nah ini caranya sama dengan penjumlahan hanya saja ini bentuknya di kurang.

Contoh:
2/3 – ½ = 4/6 – 3/6 = 1/6

Dalam mengurangi kedua pecahan tersebut, kamu harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu. Caranya, cari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari kedua penyebut tersebut. Dalam contoh ini, angka 3 dan 2 memiliki KPK 6.

Setelah mendapatkan penyebut yang sama, kamu juga harus mengubah pembilangnya. Caranya, angka penyebut yang sudah disamakan (dalam contoh kpknya 6) angka penyebut sebelumnya (yaitu, 3 dan 2). Kemudian dikalikan angka penyebut tersebut menjadi 6 agar penyebutnya sama jika di bawahnya di kali diatasnya juga ikut di kalikan.

Contohnya dalam pengurangan di atas, ada 2/3 lalu penyebutnya dikali berapa supaya hasilnya 6? Yaitu 3×2 = 6 makanya diatasnya juga di kali 2 yaitu 2×2 = 4 maka hasilnya 4/6.

Kemudian, pada pecahan kedua, ada 1/2 lalu penyebutnya dikali berapa supaya hasilnya 6? Yaitu 2×3 = 6 makanya diatasnya juga di kali 2 yaitu 1×3= 3 maka hasilnya 3/6

Terakhir, hasil dari menyamakan penyebut kedua pecahan tersebut dikurangkan 4/6 – 3/6 = 1/6.

Nah itu tadi cara menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan mudah. Semoga bermanfaat ????☺️

#balistung #lesbaca #calistung #lesbacatulis #bacatulishitung #lesprivatdenpasar #lesprivatbali #lesprivatonline

Categories
Bimbel SD Matematika

Mengapa Matematika di Katakan Sulit?

Hi Sobat Balistung!

Tahukah kamu bahwa sebagian orang mengganggap bahwa Matematika itu sulit? Mengapa demikian ya?

Matematika merupakan suatu ilmu yang meliputi topik-topik seperti bilangan, rumus, dan struktur mengenai bangun dan ruang serta perubahannya.

Ilmu matematika sudah kita dapatkan sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Namun sebenarnya matematika dasar sudah dapatkan sejak kecil seperti contohnya berhitung penjumlahan dan pengurangan. Selain berhitung, matematika juga mengajarkan tentang pola pikir seseorang dalam memecahkan masalah. Terlepas dari seberapa pentingnya matematika, banyak orang tidak menyukai ilmu pembelajaran ini karena sering dianggap sulit.

Kira-kira apa ya alasannya?